Awalnya, perekonomian Jawa sangat tergantung pada persawahan. Kerajaan-kerajaan kuno di Jawa, seperti Tarumanagara, Mataram, dan Majapahit,
sangat bergantung pada panen padi dan pajaknya. Jawa terkenal sebagai
pengekspor beras sejak zaman dahulu, yang berkontribusi terhadap
pertumbuhan penduduk pulau ini. Perdagangan dengan negara Asia lainnya
seperti India dan Cina sudah terjadi pada awal abad ke-4, terbukti
dengan ditemukannya keramik Cina dari periode tersebut. Jawa juga
terlibat dalam perdagangan rempah-rempah Maluku semenjak era Majapahit hingga era Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC). Perusahaan dagang tersebut mendirikan pusat administrasinya di Batavia
pada abad ke-17, yang kemudian terus dikembangkan oleh pemerintah
Hindia-Belanda sejak abad ke-18. Selama masa penjajahan, Belanda
memperkenalkan budidaya berbagai tanaman komersial, seperti tebu, kopi, karet, teh, kina, dan lain-lain. Kopi Jawa bahkan mendapatkan popularitas global di awal ke-19 dan abad ke-20, sehingga nama Java telah menjadi sinonim untuk kopi.
Jawa telah menjadi pulau paling berkembang di Indonesia sejak era
Hindia-Belanda hingga saat ini. Jaringan transportasi jalan yang telah
ada sejak zaman kuno dipertautkan dan disempurnakan dengan dibangunnya Jalan Raya Pos Jawa oleh Daendels
di awal abad ke-19. Kebutuhan transportasi produk-produk komersial dari
perkebunan di pedalaman menuju pelabuhan di pantai, telah memacu
pembangunan jaringan kereta api di Jawa. Saat ini, industri, bisnis dan
perdagangan, juga jasa berkembang di kota-kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bandung, sedangkan kota-kota kesultanan tradisional seperti Yogyakarta, Surakarta, dan Cirebon
menjaga warisan budaya keraton dan menjadi pusat seni, budaya dan
pariwisata. Kawasan industri juga berkembang di kota-kota sepanjang
pantai utara Jawa, terutama di sekitar Cilegon, Tangerang, Bekasi, Karawang, Gresik, dan Sidoarjo.
Jaringan jalan tol dibangun dan diperluas sejak masa pemerintahan Soeharto hingga sekarang, yang menghubungkan pusat-pusat kota dengan daerah sekitarnya, di berbagai kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, dan Surabaya. Selain jalan tol tersebut, di pulau ini juga terdapat 16 jalan raya nasional.
Sumber: wikipedia



0 komentar:
Posting Komentar